Berkah Surgawi Bulan Muharam

6 01 2009

Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS

A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim.

Bismillaahir rahmaanir rahiim

Wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa asyrafil Mursaliin

Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa

Shahbihi ajma’iin.

Muharam adalah salah satu bulan suci, dan malam ini—10

Muharam—merupakan salah satu malam paling suci dalam

Islam. Besok, tanggal 10 Muharam adalah Hari ‘Asyura.

Ia memiliki kedudukan yang istimewa dalam kalender

Islam, begitu pula dalam lintasan sejarah dunia,

karena pada hari ini Allah SWT mengaruniakan

hamba-hamba- Nya yang tercinta dengan karunia dari

Samudra Rahmat-Nya yang tak bertepi dan Samudra

Kekuatan-Nya yang tak terhingga, untuk menjadikan

mereka sebagai orang-orang yang memperoleh kemenangan.

Pada hari ini, bahtera Nabi Nuh AS mendarat di puncak

gunung dan banjir yang melanda berakhir. Nabi Ibrahim

AS diselamatkan dari api Namrud, Nabi Musa As melewati

Laut Merah dan diselamatkan dari Firaun. Nabi Yunus

AS bin Ilyasa’ AS diselamatkan dari perut ikan. Nabi

Sulayman AS, Raja Sulayman AS dianugerahi kerajaan jin

dan manusia. Nabi Ayyub AS disembuhkan dari

penyakitnya dan diberikan kesejahteraan lebih dari

sebelumnya. Nabi ‘Isa AS diangkat ke Surga.

Dan Sayyidina Muhammad SAW dianugerahi lebih banyak

kemuliaan, tujuh Pintu Surga dibukakan baginya dan

bagi seluruh umatnya, dan beliau diselamatkan dari

sukunya, suku Quraisy.Dan setiap kali Muslim jatuh

dalam kesulitan, Pertolongan dan Dukungan Ilahi

langsung menyertai mereka di bulan ini, dan khususnya

pada hari seperti besok—10 Muharam—sangat penting.

Saya mengharapkan Sayyidina Mahdi AS muncul pada tahun

ini, tetapi tanda-tandanya masih belum lengkap… dan

saya berharap bahwa beliau akan bersama kita di bulan

Muharam mendatang, setelah tahun 2000. Milenium

ketiga adalah milik Imam Mahdi AS.

Begitu banyak berkah surgawi yang diberikan kepada

orang-orang yang beriman pada tanggal 10 Muharam, dan

merupakan kabar baik bahwa kalian telah sampai di

bulan Muharam 1999 ini. Dan Saya berharap bahwa

Sayyidina Mahdi AS akan diizinkan untuk muncul… Malam

ini kekuatan yang sangat besar akan dianugerahkan,

mungkin kekuasaan atas seluruh dunia… dan pedangnya,

sekarang, akan diambil secara perlahan. Malam ini

pedang itu akan tampak…

Sebagaimana yang telah kami katakan sebelumnya,

sebulan yang lalu, di bulan Zulhijah, di malam Arafah,

bahwa suatu perubahan mulai terjadi.

Ada suatu Tajali (Manifestasi Ilahi) yang baru,

kekuatan baru yang akan terus berlanjut tanpa henti.

Dan kekuatan ajaib dari malam ini mulai datang secara

perlahan, langkah demi langkah, sehingga ketika

teknologi berakhir dan lenyap, kekuatan jenis lain

akan siap untuk digunakan…

Berusahalah untuk bersama dengan Allah SWT sehingga

kalian akan menjadi

orang-orang yang menang. Berusahalah setahap demi

setahap untuk menarik diri kalian dari tangan setan

dan sifat-sifat buruknya. Berusahalah untuk

mengurangi segala jenis alat yang merupakan penemuan

setan dan bala tentaranya, karena segala sesuatu yang

bekerja dengan listrik akan berhenti, dan kekuatan

jenis baru akan mulai bekerja…

Sekarang, untuk beberapa bulan saja, seluruh bangsa

akan menanggung beban yang sangat berat… Ketika hal

itu berakhir, akan timbul suatu babak baru bagi dunia.

Pada saat itu listrik tidak diperlukan lagi, mobil,

kapal, mesin-mesin pabrik,… semuanya tidak perlu.

Cahaya kalian, Nur-ul-Iman, cahaya dari Iman kalian,

akan mengelilingi kalian. Tubuh kalian akan

bercahaya, bahkan dalam gelap pun kalian dapat

berjalan…

Oleh sebab itu saya bergembira dan bersyukur kepada

Allah SWT, bahwa kita telah sampai di malam ini, dan

kita memohon dengan rendah hati agar nama kita ditulis

bersama Imam Mahdi AS. Kita tidak senang dengan

situasi yang berlangsung di dunia, baik Timur maupun

Barat, karena seluruh sistem, semua sistem kehidupan

di bumi sekarang ini bertentangan dengan Hukum Tuhan.

Kita bergembira dan cukup bangga bahwa Allah SWT

membuat kita senang bersama-Nya, bersama para

Awliya-Nya, bersama Shahibu-Zaman Sayyidina Mahdi AS,

dan tidak mengejar kehidupan setani yang kotor…

Kehidupan setani adalah yang paling kotor.

Menyingkirlah dari situ. Jika tidak, kalian akan

tenggelam dalam air yang kotor, kalian akan tenggelam

dalam situasi yang buruk, dan kalian tidak dapat

menyelamatkan diri. Mintalah kepada-Nya agar

dibersihkan dan berusahalah untuk tampil bersih,

sehingga kalian akan menjadi bersih.

Wa min Allah at Tawfiq


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: