<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Haqqanisurabaya's Blog</title>
	<atom:link href="http://haqqanisurabaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com</link>
	<description>Selamat datang di situs web Haqqanisurabaya, sebuah situs web komunitas Naqsybandi Haqqani di Surabaya.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2009 06:36:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='haqqanisurabaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/beb7cef9d35b023bc85f20a8c223cacc?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Haqqanisurabaya's Blog</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://haqqanisurabaya.wordpress.com/osd.xml" title="Haqqanisurabaya&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>It is not chakra</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/10/15/it-is-not-chakra/</link>
		<comments>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/10/15/it-is-not-chakra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 06:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haqqanisurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Lain-lain<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=235&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Posted in Lain-lain<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=235&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/10/15/it-is-not-chakra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a880c046f37379fddd796f687d46d1d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haqqanisurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Khusyuk</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/04/06/shalat-khusyuk/</link>
		<comments>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/04/06/shalat-khusyuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 05:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haqqanisurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sohbet]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Khusyuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Assalmu’alaikum wr wb A’udzubillahiminashaiythonirrojiim, Bismillahirrohmanirrohiim, Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa’ala ali sayyidina Muhammad. :” Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya” (Q.S.Al-Maa’uun 4-5). Orang yang lalai disini adalah orang-orang yang tidak khusyuk dalam sholatnya. Saya tidak akan memberi komentar mengenai khusyuk dari sisi saya sendiri, karena dalam diri saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=232&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalmu’alaikum wr wb<br />
A’udzubillahiminashaiythonirrojiim,<br />
Bismillahirrohmanirrohiim,<br />
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa’ala ali sayyidina Muhammad.</p>
<p>:” Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu)<br />
orang-orang yang lalai dari shalatnya” (Q.S.Al-Maa’uun 4-5).</p>
<p>Orang yang lalai disini adalah orang-orang yang tidak khusyuk dalam sholatnya.<br />
Saya tidak akan memberi komentar mengenai khusyuk dari sisi saya<br />
sendiri, karena dalam diri saya masih banyak kesalahan dan Ego, namun<br />
akan mencoba sharing dari pengetahuan yang didapat dari para Ulama.<br />
Saya ambil sedikit dari kitab tafsir Alquran Al-Iklil mengenai<br />
Bismillahirrohmanirrohim, imam syafi-i berkata:” Tidak sah sholat<br />
tanpa diawali niat terlebih dahulu sebelum sholat&#8230;..”. pembacaan<br />
niat ini adalah pengukuhan niat ibadah, dan selama niat inilah kita<br />
dituntun untuk bisa menyampaikan syukur kita dalam ibadah, syukur<br />
karena Allah maha Pengasih lagi maha Penyayang sehingga diberi<br />
kesempatan untuk menghadap Allah(sholat).  Niat ibadah dalam rasa<br />
syukur inilah yang akan mendatangkan rahmat Allah sehingga dalam<br />
sholat, kita bisa diberi kekusyukan.<br />
Hadis riwayat Mughirah bin Syu`bah ra.:<br />
Bahwa Nabi saw. mengerjakan salat sehingga kedua telapak kaki beliau<br />
membengkak, lalu beliau  ditanya: Apakah engkau masih membebankan<br />
dirimu dengan beribadah seperti padahal Allah telah mengampuni dosamu<br />
yang terdahulu dan yang akan datang? Kemudian beliau menjawab: Apakah<br />
aku tidak ingin menjadi seorang hamba yang bersyukur Nomor hadis dalam<br />
kitab Sahih Muslim 5044</p>
<p>Maka sebelum sholat dianjurkan untuk menenangkan diri terlebih<br />
dahulu untuk kemudian membaca niat, Urutannya ialah :<br />
à 1. Ta’awudzà2.Basmalahà3. QS.Annasà4.Niat sholat.(jangan membaca<br />
basmalah kemudian niat, basmallah harus dilanjutkan suratul Quran,<br />
jika ingin mempercepat maka baca ta’awudz kemudian langsung saja<br />
membaca niat}.</p>
<p>Khusyuk itu bukan dari kita, namun itu dari Allah SWT”.</p>
<p>Dari Kitab FafiruilaAllah: Syarat Khusyuk ada 5 perkara, dan 5 perkara<br />
ini harus dipenuhi kesemuanya, 5 perkara ini adalah sebagai berikut:<br />
1.    Sholat dilakukan tepat waktu<br />
2.    Sholat tepat waktu dilakukan secara Istiqomah ( continue / berkesinambungan)<br />
3.    Rutin melakukan Puasa Sunah.<br />
4.    Menjauhi kemaksiatan<br />
5.    Makan makanan yang halal.</p>
<p>Yang pertama-tama dipertanyakan terhadap seorang hamba pada hari<br />
kiamat dari amal perbuatannya  adalah tentang shalatnya. Apabila<br />
shalatnya baik maka dia beruntung dan sukses dan apabila shalatnya<br />
buruk maka dia kecewa dan merugi (Hr.Annasa&#8217;i dan Attirmidzi)</p>
<p>Beberapa nasihat yang saya rangkum dari ahlul hikmah</p>
<p>:” setelah selesai sholat janganlah langsung beranjak pergi, duduklah<br />
sebentar untuk berdzikir dan berdo’a,  karena jika sesudah sholat<br />
beranjak pergi tanpa dzikir dan do’a maka baginya sama hal dengan<br />
kera”.</p>
<p>:” jika jualan rokok tidak laku, maka kamu bisa jualan beras, demikian<br />
pula jika kamu sholat, maka berdikirlah sesudahnya, karena hal itu<br />
untuk menutup kekurangan atas sholatmu.”</p>
<p>Tiba-tiba saya ingin menulis mengenai bai’at, padahal pokoknya<br />
mengenai sholat dan khusyuk. Namun apalah daya, jika saya tidak<br />
menulisnya, maka tidak tenang rasanya hati ini.<br />
Bai’at adalah kesempurnaan beragama, karena para sahabat juga<br />
berbai’at kepada Rosululloh SAW.<br />
Sekarang ini  sepeninggal Rosululloh SAW, Bai’at tetap dilakukan<br />
kepada pengganti Baginda Nabi Muhammad SAW yaitu para ulama terutama<br />
yang mursyid, yang memiliki jalur dari guru-guru menuju Baginda Nabi<br />
SAW.<br />
Dari abu abdurrahman bin auf bin malik ra, ia berkata; Kami sedang<br />
duduk-duduk bersama rasulullah saw, waktu itu kira-kira berjumlah<br />
sembilan , delapan atau tujuh orang , kemudia beliau bertanya&#8221;Apakah<br />
kalian tidak akan berbai&#8217;at  (berjanji setia) kepada rasulullah ? ;<br />
padahal kami baru saja berbai&#8217;at ; maka kami menjawab; bukankah kami<br />
telah berbaiat kepada engkau wahai rasulullah ?? beliau bertanya lagi;<br />
&#8220;apakah kalian tidak akan berbaiat kepada rasulullah saw ? kemudian<br />
kami mengulurkan tangan  dan berkata; kami telah berbaiat kepada<br />
engkau, maka dalam hal apakah kami harus berbaiat ? beliau menjawab ;<br />
kalian harus menyembah Alloh, Zat yang maha esa dan kalian tidak boleh<br />
mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun, Salat lima waktu, serta harus<br />
senantiasa mendengarkan dan mentaati segala perintah-Nya, dan beliau<br />
berbisik &#8220;Janganlah kalian meminta-minta sesuatu pun kepada sesama<br />
manusia&#8221; setelah itu , sungguh saya telah menyaksikan , bahwa salah<br />
seorang di antarakemlompok ini, ada yang cambuknya terjatuh dan ia<br />
tidak mau meminta kepada seseorang untuk mengambilkan cambuknya  (HR<br />
Muslim ).</p>
<p>Maka jika ingin bersungguh-sungguh dalam beragama, lakukanlah sholat dan bai’at.<br />
Siapa saja yang membaca tulisan ini insyaAllah mengetahui Maulana<br />
syech Nazim &amp; Maulana Syech Hisyam, maka beruntunglah yang sudah<br />
melakukan bai’at kepadanya.<br />
Cintailah beliau, jika sudah mencintai, akan mudah untuk mengikuti.<br />
Bertemunya cinta kepada Rosululloh SAW adalah cinta  kepada para pewarisnya.</p>
<p>Ditanah jawa ini banyak para wali, jika cinta kita terbalas oleh MSN /<br />
MSH, maka akan sangat mudahlah kita bertemu dengan para wali-wali<br />
tersebut.<br />
Para wali ditanah jawa ini melakukan pertemuan setiap bulan sekali,<br />
jadi sebenarnya para wali itu tetap satu, tidak ada wali kanan ataupun<br />
wali kiri.</p>
<p>Masih sekitar shalat khusyuk, menurut Syeh Mustofa, latihan yang bisa dilakukan supaya khusyuk dengan cara diam sejenak berkonsentrasi sebelum mengangkat tangan takbiratul ihram.</p>
<p>”Aja ujug-ujug takbiratul ihram Allahu Akbar,” katanya dengan logat Jawa Timuran yang medhok.  Saat diam dan konsentrasi tersebut gunakan untuk menghitung-hitung segala kenikmatan yang diterima beberapa saat sebelum shalat. ”Bicaralah dengan hati,” tuturnya.</p>
<p>Renungkan juga beban hidup, musibah, berbagai keruwetan masalah yang dihadapi sesaat sebelum shalat. Bila beban dan persoalan itu sangat berat, sampaikan dan pasrahkan semuanya kepada Allah. ”Kalau semuanya sudah, baru takbiratul ihram Allahu Akbar. Coba resep ini, kalau sungguh-sungguh Insya Allah berhasil. Intinya jangan kesusu takbiratul ihram” katanya sambil tersenyum.</p>
<p>Ia menyontohkan peristiwa saat Sayidina Ali terkena panah. Ia minta para sahabatnya untuk mencabut anak panah yang menancap di punggung saat Ali terlihat sudah dalam keadaan benar-benar khusyuk. Benar saja, ketika pengaruh otak dan ego sudah hilang dan berpindah ke hati, para sahabat buru-buru mencabut anak panah. Dan Sayidina Ali tidak merasa kesakitan sedikitpun.  (Agus Fathuddin Yusuf-46)</p>
<p>Billahi Taufik&#8230;Al-Fatikhah.<br />
Wassalamu’alaikum wr wb</p>
<br />Posted in Sohbet Tagged: Shalat Khusyuk <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=232&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/04/06/shalat-khusyuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a880c046f37379fddd796f687d46d1d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haqqanisurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/23/adab/</link>
		<comments>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/23/adab/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 03:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haqqanisurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Adab]]></category>
		<category><![CDATA[tata krama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah hadits berbunyi: &#8220;Tuhanku mengajarkan aku semua tata krama yang baik.&#8221; Dalam Islam, tata krama dikenal sebagai &#8216;adab,&#8217; dan dia yang memelihara adab akan membuahkan sifat yang baik. Sifat ini akan meresap dan terpancar melalui keberadaan orang tersebut, bagaikan sebuah bejana tanah liat. Merupakan sunnah bagi seseorang agar memelihara adab Rasulullah (saw). &#8220;Seseorang boleh saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=230&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah hadits berbunyi: &#8220;Tuhanku mengajarkan aku semua tata krama yang baik.&#8221; Dalam Islam, tata krama dikenal sebagai &#8216;adab,&#8217; dan dia yang memelihara adab akan membuahkan sifat yang baik. Sifat ini akan meresap dan terpancar melalui keberadaan orang tersebut, bagaikan sebuah bejana tanah liat.   Merupakan sunnah bagi seseorang agar memelihara adab Rasulullah (saw). &#8220;Seseorang boleh saja berbuat kesalahan,&#8221; ucap Grandsyeh kita, &#8220;namun bila ia menjaga tata krama yang baik, Rasulullah (saw) akan campur tangan untuk dia. Oleh karena itu, tata krama yang baik merupakan satu cara bagi seseorang untuk mendapatkan syafa&#8217;at.&#8221;</p>
<br />Posted in Lain-lain Tagged: Adab, tata krama <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=230&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/23/adab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a880c046f37379fddd796f687d46d1d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haqqanisurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Divine Wisdom</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/divine-wisdom/</link>
		<comments>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/divine-wisdom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 02:23:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haqqanisurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sohbet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[randsyeh kami berkata, &#8220;Allah menyukai hamba-hambaNya yang patuh, tidak bebal dan berwatak keras. Dia tidak pernah menyukai hamba-hambaNya menjadi keras kepala. &#8220;Ini karena watak Setan termasuk watak keras yang pertama,&#8221; kata Syeh Nazim, &#8220;dan, siapa saja yang berada di jalan Setan akan menjadi Setan juga! &#8220;Grandsyeh kita juga mengatakan bahwa tanda seorang yang tidak berwatak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=226&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">randsyeh kami berkata, &#8220;Allah menyukai hamba-hambaNya yang patuh, tidak bebal dan berwatak keras. Dia tidak pernah menyukai hamba-hambaNya menjadi keras kepala.</span></p>
<div><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Ini karena watak Setan termasuk watak keras yang pertama,&#8221; kata Syeh Nazim, &#8220;dan, siapa sa<span>j</span>a yang berada di jalan Setan akan menjadi Setan juga!</span></div>
<div><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Grandsyeh kita juga mengatakan bahwa tanda seorang yang tidak berwatak keras yaitu bahwa dia <span>menyimak</span> dengan sikap hormat terhadap setiap orang. Jelas? Ketika seorang menghormat orang lain, dan men<span>yimak</span> mereka, terlepas apakah mereka muda, tua, atau apa saja, Allah yang Maha Kuasa menjanjikan akan memberikan kepada hamba tersebut pengetahuan, hikmah, dari ucapan orang. Inilah kerendahan hati &#8211; menjadi lembut. Mengerti? Kamu bisa mendapatkan, dari kata-kata mereka yang kamu dengarkan dengan sikap hormat, sesuatu yang bermanfaat bagimu. Ini pahala karena bersikap lembut. Inilah adab yang baik, dan juga satu sifat yang amat tinggi. Kita harus <span>menyimak</span>, karena sebagaimana Hadits menyampaikan: &#8216;Kamu bisa mengambil hikmah, bahkan dari anak-anak kecil, dan mereka yang kamu anggap gila!&#8221; Pengetahuan Ilahiah: menghormati semua dan mendengarkan semua. Kamu akan &#8216;ribhan&#8217; memperoleh manfaat. Bagus? Siapa yang keberatan dengan hal ini? Tak seorangpun keberatan.</span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Satu pertanyaan: &#8220;Syen Nazim, anda pernah mengatakan bahwa jika anda pergi bersama orang-orang berwatak buruk, anda akan membawa beberapa sifat buruk itu bersama anda. Sama halnya, jika anda bersama orang-orang berwatak baik, anda akan mengambil beberapa dari sifat baik tersebut.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Betul.&#8221; tegas Maulana.</span></span></div>
<div><span style="font-family:Trebuchet MS;"> </span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Jadi, jika itu benar, bukankah berbahaya mendengarkan orang?&#8221;</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;"></p>
<p></span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Sang Syeh berbicara, &#8220;Menyimak berarti bahwa kamu boleh mendengarkan kata-katanya saja. Saya tidak menganjurkan bahwa dengan menyimak, kamu harus ikut! Maksud saya mengatakan bahwa dengan menyimak kamu bisa mengambil pelajaran dari kata-katanya. Bahkan bila seorang berbicara kata-kata yang buruk, kamu bisa mengambil sesuatu. Kamu bisa melihat betapa buruknya berbicara perkataan yang kotor. Kamu bisa belajar untuk tidak berkata-kata  kotor dengan menyimak orang-orang yang mengucapkannya.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Ini membuat saya agak takut,&#8221; jawab seorang murid, &#8220;karena kadang-kadang anda menyimak orang berbicara, dan mereka langsung menjebak anda masuk.&#8221;</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;"></p>
<p></span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Nasihat yang lain, &#8220;Kamu harus mengamati. Kamu harus menjadi pengamat yang baik.&#8221;</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;"></p>
<p></span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Murid pertama melanjutkan, &#8220;Mereka sangat menggoda dengan ucapan mereka, dan, saat anda menyimak, anda mendapatkan diri anda mulai mengikuti mereka. Anda tidak menginginkannya, tapi anda tidak memerhatikan, saya rasa&#8230;&#8221;</span></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;"><br />
<span style="font-family:Trebuchet MS;"> </span></span></div>
<div><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Syeh Nazim menjawab, &#8220;Jangan takut akan hal itu. Kamu harus menyimak dengan tujuan mengambil sesuatu yang bermanfaat dari kata-katanya. Jika kamu bisa mendapatkannya, itulah keuntunganmu. Jangan menolak ucapan seseorang. Bila kamu mendengarkan dengan sikap hormat, Allah yang Maha Kuasa akan memberikanmu pengetahuan dari ucapan orang itu. </span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Maulana, ada sebuah ayat, saya tidak ingat dengan pasti, tapi dikatakan bahwa jika orang duduk dan berbicara buruk tentang Islam, anda harus pergi. Anda hanya boleh kembali saat mereka mengganti topik pembicaraan.&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Betul,&#8221; jawab Syeh, &#8220;kamu belajar dari kata-kata buruk mereka bagaimana orang membuat diri mereka sendiri tidak terhormat dan kotor. Kamu harus melihatnya, dan kemudian pergi. Kamu akan mendapatkan keuntungan.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Sebaliknya,&#8221; Syeh Nazim melanjutkan, &#8220;ketika suatu kelompok orang sedang duduk demi Allah dan RasulNya (saw), tangan Tuhan kita meliputi orang-orang itu, melindungi mereka. Ini diajarkan kepada kita oleh Rasulullah (saw). Kita, contohnya, sedang duduk di sini dalam pertemuan yang seperti itu. Di sini, di sekeliling kita tangan Allah yang Maha Kuasa melindungi kita. Kita sedang duduk di bawah perlindunganNya. Oleh karena itu, Grandsyeh kita berkata, &#8220;Jika ada bahaya, atau peristiwa berbahaya terjadi, maka cepatlah duduk di suatu tempat dalam satu kelompok dan melakukan doa, zikir, shalat, atau membaca Qur&#8217;an. Kelompok itu akan berada di bawah perlindungan ilahiah.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Selama perang akan ada peristiwa-peristiwa besar, peristiwa mengerikan, dan keadaan yang amat sulit. Pasti ada dua atau tiga (atau lebih) berkumpul sebagai kelompok melakukan shalat. Maka, tak ada rasa takut bagimu; tak ada bahaya datang kepadamu.&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Seorang murid bertanya, &#8220;Apakah harus berada dalam satu kelompok? Tidak bisa hanya satu orang?&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Sudah dijanjikan untuk satu kelompok,&#8221; ucap Syeh. &#8220;Untuk dua, atau lebih; jika mereka sedang duduk (untuk kepentingan Allah), akan ada perlindungan tersendiri. Ini sangat penting. Jika pertemuan itu demi kepentingan Allah dan RasulNya (saw), akan ada perlindungan.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Grandsyeh kita juga mengatakan bahwa, &#8216;Saat satu kelompok sedang duduk demi kepentingan Allah dan Muhammad (saw), maka Allah yang Maha Kuasa akan memberikan mereka sesuatu &#8211; satu pengetahuan Ilahiah yang muncul dalam pertemuan tersebut, satu yang mana semuanya bisa mendapatkan manfaat. Akan ada inayah &#8211; pertolongan Ilahiah dan penjagaan bagi mereka.</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Pertemuan ini akan menjadi pertemuan suci, dan Allah akan mengirimkan mereka pertolongan IlahiahNya, dan rahmat, dan perlindungan, dan juga pengetahuan Ilahiah. Ia akan muncul dalam pertemuan itu untuk menuntun mereka dari semua tempat-tempat berbahaya dan membawa mereka menuju Kehadirat Ilahiah. Ia akan menjadi perlindungan dari bahaya kehidupan, dan bahaya pada Hari Kebangkitan juga. Begitu banyak kelompok yang akan duduk demi kepentingan Allah dan RasulNya (saw); mereka mungkin berada di bawah perlindungan Ilahiah, di sini dan sesudahnya. Hanya orang-orang yang berwatak keras tidak bisa mendapatkan manfaat tersebut. Oleh karena itu, kalian harus berusaha membuat pertemuan secara berkala, untuk acara apapun.&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Seorang murid berkomentar, &#8220;Tapi tidak secara umum!&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Maulana keberatan, &#8220;Kenapa tidak secara umum? Kamu bisa melakukannya di mana saja. Jika orang datang untuk mendengarkanmu, dia tidak dilarang!&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">&#8220;Saya ingat, suatu kali, anda membacakan silsilah di bandara London,&#8221; ucap seorang murid, &#8220;seorang dalam keramaian mendengarnya dan langsung datang &#8211; whoosh!&#8221;</span></span></div>
<div>
<p><span><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;">Syeh Nazim tersenyum, &#8220;Ya! kamu boleh duduk di mana saja. Jika kamu berada di tempat umum, dan orang tertarik datang, jangan jauhi mereka! &#8216;selamat datang, selamat datang!&#8217; Mengerti? Ini penting, karena, dalam pertemuan, ego kita datang dalam bentuk persahabatan. Pada awalnya, ego kita bersifat liar; dia tidak pernah suka bersama yang lain. Tapi pertemuan menjinakkan hewan yang liar; sifat liar pergi dan menjadi jinak. Ada rahmat yang datang. Ini akan menjadi daya tarik; mereka akan datang; bahkan satu boleh datang. Tiga kemudian menjadi lebih berdaya dibanding dua, betul!&#8221;</span></span></div>
<br />Posted in Sohbet  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=226&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/divine-wisdom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a880c046f37379fddd796f687d46d1d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haqqanisurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selawat untuk Segala Macam Penyakit</title>
		<link>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/selawat-untuk-segala-macam-penyakit/</link>
		<comments>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/selawat-untuk-segala-macam-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 02:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haqqanisurabaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[selawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haqqanisurabaya.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Syekh Hisyam Kabbani QS (dari buku Reflecting of The Souls: Ramadan Suhba 2006) A&#8217;uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim Bismillaahir rahmaanir rahiim Wash-shalaatu was-salaamu &#8216;alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin, Sayyidinaa Muhammadiw wa &#8216;alaa aalihi wa Shahbihi ajma&#8217;iin Penyembuhan terhadap penyakit ada di tangan para awliya Allah dan mereka dapat menyembuhkan penyakit apa saja, karena Allah SWT memberikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=223&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Syekh Hisyam Kabbani QS<br />
(dari buku Reflecting of The Souls: Ramadan Suhba 2006)</p>
<p>A&#8217;uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim<br />
Bismillaahir rahmaanir rahiim<br />
Wash-shalaatu was-salaamu  &#8216;alaa asyrafil anbiyaai wal mursaliin, Sayyidinaa Muhammadiw wa &#8216;alaa aalihi wa Shahbihi ajma&#8217;iin</p>
<p>Penyembuhan terhadap penyakit ada di tangan para awliya Allah dan mereka dapat menyembuhkan penyakit apa saja, karena Allah SWT memberikan rahasia kepada Nabi SAW untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Dengan selawat penyakit apapun dapat disembuhkan. Dengan mengucapkan: <em>Allahumma shalli `ala Sayyidina Muhammad, tibil quluubi wal dawaa’ihaa wal `afiyyat al-abdaani wa syifa&#8217;iha.</em> (ya Allah semoga Engkau menganugerahkan selawat kepada Sayyidina Muhammad SAW, sembuhkan hatiku dengan obatnya dan sehatkan badanku dengan obatnya.—dikenal dengan <em>shalawat tib</em>)</p>
<p>Nabi SAW adalah sumber dan inti dari proses penyembuhan, selawat kepada Nabi SAW adalah penyembuhan. Tulislah selawat itu dan ia akan menjadi penyembuh bagi segala macam penyakit.</p>
<p>Jangan khawatir, dengan kecintaan terhadap Sayyidina Muhammad SAW, Allah SWT akan menyembuhkan setiap orang yang sakit, dan dengan istaghfirullah Allah SWT menyembuhkan semua orang yang sakit.</p>
<p>Dan Iman atau keyakinan adalah sangat penting. Iman akan selalu menyembuhkan kalian. `Itiqaad (yakin) dengan apa yang diberikan oleh Syekh kepada kalian atau apa yang dikatakan oleh Nabi SAW mengenai pengobatan tradisional ala Nabi karena Allah SWT akan memberikan kesembuhan itu dan tubuh kalian akan mengeluarkan hormon sesuai dengan apa yang kalian fokuskan dan kalian akan sehat kembali.[]</p>
<p>Kutipan sohbet ini dimuat di Ahl Haq mingguan vol.1<br />
terbit berupa lembaran setiap Kamis pada saat zikir.</p>
<br />Posted in Lain-lain Tagged: obat, selawat <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haqqanisurabaya.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haqqanisurabaya.wordpress.com&amp;blog=6068614&amp;post=223&amp;subd=haqqanisurabaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haqqanisurabaya.wordpress.com/2009/03/14/selawat-untuk-segala-macam-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a880c046f37379fddd796f687d46d1d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haqqanisurabaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
